| Portal berita | Technologi Information |
Teknik Komputer |

Friday, September 30, 2016

On 11:19:00 AM by M.Agus S.Alfathoni in ,    No comments
Situs toko online  menghadapi  kendala unik yang datang  ketika  untuk meningkatkan penjualan melalui visibilitas mesin pencari  yang lebih baik. Deskripsi produk berulang, kurangnya churn konten dan sering produk semua bisa menjadi rintangan untuk diatasi. Tapi dengan tips khusus untuk optimasi mesin retailsearch, pengecer online dapat mengubah tantangan tersebut menjadi peluang dan memaksimalkan lalu lintas pencarian organik mereka.
1. Tambahkan konten segar ke situs web. Banyak situs toko online fokus pada penjualan produk daripada memberikan informasi dan memberikan nilai kepada pelanggan, dan karenanya sangat kekurangan konten. Ini adalah ide yang baik untuk menyertakan halaman di situs toko yang murni berbasis konten. Tidak hanya akan informatif, konten dioptimalkan meningkatkan peringkat pencarian, dapat membantu pengecer menjual lebih banyak produk dengan melibatkan pelanggan.
Cobalah ide-ide untuk menambahkan konten baru ke situs toko online:
• Tambahkan kisah sukses pelanggan dan studi kasus ke situs web.
• Buat blog untuk memberikan berita industri yang relevan, tips dan penawaran produk.
• Memasukkan bagian sumber daya pada situs dengan link yang relevan dengan konten lainnya.
2. Hilangkan copy berulang. Isu lain menghadapi pengecer online adalah bahwa banyak dari produk mereka secara signifikan serupa, dengan variasi hanya sedikit. Dengan demikian, deskripsi produk cenderung menggunakan salinan yang sangat mirip. Dan jika pengecer lain menjual produk yang sama, deskripsi mereka cenderung sama juga.
Hindari yang dikenakan sanksi oleh mesin pencari untuk duplikat konten dengan menulis deskripsi produk yang seunik mungkin. Menyoroti karakteristik yang paling membedakan produk untuk menghindari duplikat copy. Terakhir, pastikan frase kata kunci tidak diulang terlalu banyak kali sepanjang deskripsi. Hal ini mudah kesalahan mempertimbangkan kata kunci target yang mungkin ditemukan dalam nama atau deskripsi dari sebagian besar, jika tidak setiap, produk.
Tidak hanya akan teknik ini memberikan kontribusi untuk peringkat pencarian ditingkatkan, tetapi pengalaman pengguna akan ditingkatkan juga.
3. Menggambar lalu lintas ke halaman statis. Bagi banyak pengecer online, produk sering ditambahkan dan dihapus dari situs web mereka, beberapa sesering setiap bulan atau setiap minggu. Menambahkan konten segar ke situs memberikan manfaat SEO, namun menghapus dengan cepat dapat menghilangkan setiap keuntungan, karena butuh waktu untuk mesin pencari untuk mengindeks konten.
Untuk manuver di sekitar hambatan ini, menarik lalu lintas ke halaman lebih statis, bukan halaman bergulir. Misalnya, alih-alih berfokus SEO pada halaman produk individu, fokus pada halaman kategori produk.
4. Jangan lupa untuk mengoptimalkan katalog produk PDF. Bagi banyak pengecer, itu adalah praktek umum untuk menawarkan katalog produk dalam format PDF di situs web mereka. Ketika mencurahkan waktu untuk mengoptimalkan halaman HTML di sebuah website, sangat penting untuk tidak melupakan katalog atau file PDF lainnya. Ingat poin utama ketika mengoptimalkan file PDF:
• Buat PDF berbasis teks, bukan merancang mereka dalam program berbasis gambar, sehingga mesin pencari memiliki teks untuk membaca.
• Optimalkan seperti yang Anda halaman HTML, memasukkan kata kunci di judul, copy dan meta deskripsi, dan termasuk hyperlink anchor text.
• Posting PDF berukuran lebih kecil untuk menghindari mesin pencari - dan pelanggan - meninggalkan PDF sebelum mengakses isinya.
• Ingatlah untuk menyelesaikan dokumen properti, khususnya judul.
5. Optimalkan gambar untuk mesin pencari. SEO tidak berakhir dengan halaman HTML dan file PDF. situs pengecer online 'yang penuh dengan gambar. Mengapa tidak memanfaatkan gambar mereka untuk mendapatkan peringkat pencarian yang lebih baik? Termasuk alt teks dan keterangan dioptimalkan semua bisa berkontribusi untuk meningkatkan peringkat di mesin pencari. Plus, gambar yang ditemukan melalui mesin pencari memiliki potensi untuk digunakan dan terkait dengan seluruh web, juga berkontribusi terhadap peningkatan peringkat.
Apakah Anda menerapkan tips SEO kreatif untuk e-commerce dan situs web toko online? kiat apa yang akan Anda tambahkan ke daftar ini?

Sunday, September 18, 2016

On 9:01:00 PM by M.Agus S.Alfathoni in ,    No comments
Narsis, narsisis, atau narcissist, adalah kata yang biasa diterjemahkan dengan "orang yang mencintai dirinya sendiri". Pertanyaannya, Anda tentu saja mencintai diri Anda sendiri bukan? Narsis, sering dikonotasikan dengan keadaan mencintai diri sendiri secara berlebihan. Konon, salah satu contoh narsisis yang terkenal adalah Napoleon Bonaparte. Di berbagai belahan dunia, narsisis digambarkan sebagai orang yang begitu mencintai dirinya sendiri, sampai menghabiskan waktu berjam-jam di depan kaca, hanya untuk mengagumi dirinya.

Anda, pasti tidak demikian. Tapi Anda, pasti mencintai diri sendiri. Bahkan, Anda wajib mencintai diri sendiri. Mengapa? Sebab, nyaris apapun yang Anda lakukan, adalah cerminan dari rasa cinta kepada diri Anda sendiri. Anda memelihara kesehatan karena Anda mencintai diri Anda. Anda bekerja keras untuk anak, istri, suami dan keluarga Anda, itu juga cerminan dari diri Anda yang mencintai diri sendiri. Sebab tanpa anak, istri, suami, dan keluarga, atau jika terjadi hal buruk pada diri mereka, maka hal itu akan melukai Anda. Dan Anda, tentu tidak ingin itu terjadi pada diri Anda. Anda, memang cinta diri Anda.


Saya sendiri, juga merasa sangat mencintai diri sendiri. Cinta Saya ada dalam konteks bahwa segala yang melekat pada diri Saya adalah amanah. Amanah yang harus Saya jaga dan pelihara. Sebab jika Saya tidak melakukannya, Saya akan berdosa. Cinta Saya pada diri Saya, seperti juga cinta Anda pada diri Anda, adalah cinta karena amanat-Nya.
Apa sajakah yang harus Anda cintai dari diri sendiri? Ya! Apa saja tentunya. Apa yang menjadi kelebihan dan apa yang menjadi kekurangan Anda. Kekurangan juga? Ya, kekurangan Anda adalah sesuatu yang diamanatkan kepada Anda, agar Anda mencintainya, dan dengan cinta itu Anda akan memelihara, menjaga, dan memperbaikinya, sehingga ia bisa tumbuh besar sebagai kekurangan yang bergeser menjadi kelebihan.

Artinya, jika diri Anda merasa memiliki kekurangan, maka itu bukan sesuatu yang perlu Anda buang. Apa yang perlu Anda lakukan adalah berbagai perubahan dan perbaikan, sehingga diri Anda tidak lagi merasa memiliki kekurangan. Dan setelah Anda berhasil melakukannya, maka Anda akan memahami bahwa kekurangan Anda, adalah sesuatu yang sama berharganya dengan kelebihan Anda.

Percayalah, tidak ada satu pun yang tidak berguna. Anda tentu meyakini bahwa Tuhan adalah maha adil dan maha sayang pada setiap manusia. Akankah Anda mempertanyakan kembali itu semua, manakala Anda menghadapi atau menemukan adanya kekurangan di dalam diri? Percayalah, bahwa semua kekurangan ada manfaatnya. There is no such thing as useless. Jika Anda punya fear, itu ada manfaatnya. Jika Anda miskin, itu ada gunanya. Jika Anda sakit, itu pun berguna. Jika Anda kehilangan anggota badan, itu ada hikmahnya. Jika Anda kebetulan ber-iq rendah, itu ada alasannya. Jika Anda belum juga dikaruniai seorang anakpun sampai saat ini, itu juga ada latar belakangnya.

Apapun di balik semua fenomena yang selama ini Anda anggap sebagai kekurangan diri, adalah harta yang tidak sepantasnya Anda buang dan hilangkan. Adalah tugas Anda untuk menemukan nilai manfaatnya, dan adalah kewajiban Anda untuk menjaga dan memeliharanya, agar sejalan dengan waktu, ia tumbuh dan berkembang menjadi kelebihan.

Pernah mendengar kata ini, "gimmick"? Gimmick adalah sesuatu yang baru disadari telah berperan besar dalam merubah dunia, dan meningkatkan kesejahteraan umat manusia. Alva Edison tidak begitu saja berhasil menemukan bohlam. Ia harus jungkir balik di dalam segala kegagalan dan kekurangan. Kendaraan mewah yang Anda nikmati sekarang, hanya menjadi seperti sekarang di atas berbagai kekurangan. Apa yang kita kenal sebagai "post it" - kertas persegi berukuran kecil yang sering kita tempelkan di mana-mana sebagai alat bantu pengingat kita, adalah sebuah produk gagal yang menjadi berhasil.

Lihatlah apa yang terjadi pada diri orang yang secara umum dianggap memiliki kekurangan. Lihatlah orang semacam Tukul Arwana yang telah berhasil, di atas "kekurangannya". Ia adalah contoh nyata, dari seseorang yang sebelumnya merasa memiliki kekurangan. Kini, apa yang namanya kelebihan, berada di tangannya.

Cintailah diri Anda, dengan segala kekurangannya. Pahamilah, bahwa itu artinya, Anda punya tugas besar dan mulia untuk menjadi seseorang yang akan merubahnya menjadi keberhasilan. Itulah, yang sangat mungkin, akan menjadi sumber inspirasi bagi dunia. Dan Anda, sangat beruntung karena Andalah yang terpilih.

Ada contoh tentang sepasang suami istri, yang merasa begitu sedih karena dikaruniai seorang anak yang cacat. Dengan kecacatan itu, sang anak menuntut perlakuan istimewa. Di sela-sela kesedihannya, sepasang orang tua itu kemudian menyadari, bahwa jika anak mereka memerlukan perhatian yang istimewa, maka anak itu tentulah istimewa. Dan karenanya, mereka pun menjadi orang yang istimewa. Itulah yang kini diyakini keduanya, dan menjadi bekal mereka berbicara di berbagai media di penjuru dunia. Mereka menginspirasinya.

Anda tahu Bill Gates? Pendidikannya mungkin lebih rendah dari Anda, sebab ia, sekolah saja tidak pernah diselesaikannya. Dan ketahuilah, daftar ini akan segera menjadi panjang jika kita memang mau meneruskannya.

Ya, cintailah diri Anda sendiri dengan segala kekurangannya. Dan untuk itu, sedikit bersikap narsis, adalah baik buat Anda. Berikut ini, adalah contoh narsis Saya.

Saya punya koleksi foto diri ketika sedang melakukan presentasi bisnis.
Koleksi foto itulah, yang menginspirasi Saya untuk memberanikan diri menjadi motivator percaya diri. Sebab yang Saya tahu, itu semua tidak terjadi begitu saja, melainkan melewati sebuah proses, termasuk tentang memahami berbagai kekurangan diri, dan kemudian berhasil Saya lalui, hingga penampilan pertama kali Saya tidak terlalu mengecewakan. Setidaknya, menurut Saya tentu saja. Saat SMP, menyanyi di depan kelas pun Saya tak berani.

Bagaimana, apakah Anda merasa bahwa Saya terlalu narsis, kelewat ngesok, atau bahkan Anda sendiri bisa merasa, bahwa seperti itulah semestinya diri Anda, persis seperti yang selalu diajarkan oleh siapapun motivator sukses yang pernah Anda kenal?

Sedikit narsis, itu baik buat Anda.