| Portal berita | Technologi Information |
Teknik Komputer |

Thursday, August 14, 2014

On 8:37:00 PM by Unknown in , ,    No comments

IP atau internet protokol adalah protokol yang mengatur suatu data dapat dikenal dan dikirim dari satu komputer ke komputer lain. IP bersifat connectionless protocol. Ini berarti IP tidak melakukan error detection dan error correction. IP tidak melakukan handshake (pertukaran kontrol informasi) saat membangun sebuah koneksi, sebelum data dikirimkan.



Internet protocol memiliki lima fungsi utama, yaitu :

  1. Mendefinisikan paket yang menjadi unit satuan terkecil pada transmisi data di internet.
  2. Memindahkan data antara transport layer dan network layer.
  3. Mendefinisikan skema pengalamatan internet atau IP address.
  4. Menentukan routing paket. 
  5. Melakukan fragmentasi dan penyusunan ulang paket.

Untuk memahami cara kerja protokol IP, perhatikan ilustrasi berikut ini.
Kita analogikan saja, data yang hendak dikirim via jaringan sama dengan sepeda motor yang akan dikirimkan via pos. Sebelum dikirimkan, sepeda motor tersebut kita bongkar bagian roda, stang, mesin, dan body. Masing-masing bagian dibungkus dan diberi alama tujuan dan alamat pengirim.

Kemudian kita menugaskan beberapa orang untuk mengirim masing-masing bagian tersebut. Ada yang mengirim via TIKI, Pos biasa, Elteha, kereta api, dan bus. Jasa pengiriman akan menggunakan dan memilih rute masing-masing untuk mencapai tujuan. Sangat dimungkinkan barang yang dikirim tidak datang secara bersamaan, misalkan roda terlebih dahulu, baru stang, mesing paling akhir. Setelah semua bagian terkumpul, bungkus dibuka dan dilakukan proses perakitan setiap bagian hingga menghasilkan motor utuh seperti aslinya.

Kelebihan dan Kekurangan Komunikasi Berbasis IP

Kelebihan 


Beberapa keuntungan yang diperoleh dari komunikasi berbasis IP adalah :

1.       Hemat kanal.

2.       Dapat dilewatkan berbagai informasi dengan karakteristik yang beranekaragam.

3.      Trend teknologi kedepan adalah berbasis paket switch dan terintegrasi satu sama lain
    dengan pengalamatan menggunakan IP addressing

4.       Lebih murah

5.       Lebih mudah untuk dilakukan ekspansi jaringan
 

 Kekurangan



Kerugian dari penerapan komunikasi berbasis IP diantaranya :

  1. Bersifat connectionless
  2. Sangat rentan terhadap faktor keamanan
  3. Masih mahalnya bandwith, padahal merupakan penentu utama kualitas jaringan IP.
  4. Semua proses dilakukan secara digital, sehingga bagi orang awam biasanya masih sulit menerima pada awal-awalnya.